Showing posts with label up grade. Show all posts
Showing posts with label up grade. Show all posts

Thursday, March 19, 2009

Hari kedua Training Inovasi Dalam Edukasi-IDE di Surabaya





Sasana hari kedua Training Inovasi Dalam Edukasi-IDE di Hotel Narita Surabaya berlangsung hari ini dalam suasana gembira dipandu Ibu Esti Saofwan, Bp. Asep Syafa'at dan dengan support tim IDE, anak-anak muda berseragam biru yang energik, mendampingi bapak ibu guru untuk mendorong pencapaian pendidikan yang lebih baik.

Read More......

Sunday, March 15, 2009

Motivasi untuk Guru di Seminar Nasional PTK-Pascasarjana UNJ



Memotivasi 250 Guru pada Seminar Nasional PTK di Aula Pasca Sarjana UNJ, Sabtu 14 Maret 2009 ... slidenya bisa didownload disana

Read More......

Monday, December 01, 2008

Trainer Pendidikan; Memotivasi wakil kurikulum SMK se Jakarta Pusat



Sudin Dikmenti Jakarta Pusat, mengundang Saya untuk sharring masalah SMK dikaitkan dengan perubahan besar yang terjadi di dunia dengan wakil kepala sekolah bidang kurikulum SMK se Jakarta Pusat, bertempat di PHI Cempaka Putih, Kamis 27 Nopember 2008.

Pendidikan di SMK sebaiknya tak hanya berorientasi pada keberhasilan Lulus Ujian Nasional, tetapi mempersiapkan peserta didik untuk terampil mengelola hidup, mampu beradaptasi dengan lingkungan dan belajar mengerjakan pekerjaan dengan baik.

Read More......

Thursday, November 27, 2008

Trainer Pendidikan; Memotivasi Siswa/i dan Guru SMK Negeri 49 Jakarta


We have to change.
Demikian inti sharring Saya di SMK Negeri 49 Jakarta Utara,
paparkan betapa perubahan besar sedang terjadi di dunia
mengimbas Indonesia, krisis ekonomi dunia akan merangsek ke Indonesia.

Oleh sebab itu guru-guru harus mendorong peserta didik
mampu hidup mandiri dan mencari strategi yang tepat
mencari peluang kerja.

Siswa/i juga harus tahu cara bersikap yang tepat hadapi situasi sulit saat ini.

Terima kasih atas kepercayaannya, selamat berjuang buat semua keluarga besar SMK Negeri 49 Jakarta Utara



Read More......

Tuesday, November 25, 2008

Tentang "Memilih Sekolah" di SMPIT Al Fatih 1 Tangerang


OSIS SMPIT Al Fatih 1 sekitar Perumahan Citra Raya Tangerang mengundang Saya untuk sharring mengenai Pemilihan sekolah yang tepat untuk Siswa/i dan Orang Tua murid, Sabtu 22 Nopember 2008. Inilah ringlkasan presentasi Saya;


Anak anda mau masuk sekolah; SD, SMP, SMA atau SMK. Bingung pilih sekolah buat dia … ada keterbatasan dana, kemampuan jarak atau lainnya. Tips berikut ini mungkin bisa jadi pertimbangan Anda dalam memilih sekolah buat buah hati.

1. Luangkan waktu Anda. Jika ingin anak Anda lebih baik di masa depan, jangan wakilkan urusan ini pada fihak lain … luangkan waktu Anda, betapapun sibuknya Anda … ini bukan kerjaan rutin, hanya tiga atau enam tahun sekali.

2. Temui Guru atau Wali Kelas. Mereka mengetahui kondisi anak kita dan kondisi Sekolah di sekitar Sekolah anak kita saat ini … bertanyalah berbagai hal yang ingin Anda ketahui dan khawatirkan … mintalah waktu lebih untuk komunikasi lebih banyak tentang pemilihan sekolah anak kita.

3. Browsing di internet. Biasanya sekolah-sekolah yang baik memiliki banyak informasi di dunia maya … jangan terlalu percaya dulu pada yang anda dapat di Website, jadikan itu sebagai pertimbangan untuk melihat langsung sekolah yang dituju.

4. Kunjungi Sekolah yang dituju bersama anak Anda. Dari hasil bincang dengan guru atau wali kelas dan browsing di internet anda akan memperoleh beberapa alternatif, kunjungi sekolah yang dituju … sebaiknya tak hanya sekali dan jangan pada hari libur. Suasana sekolah biasanya akan tertangkap roh kegembiraan atau roh yang tak menyenangkan saat melihat aktifitas sekolah yang sesungguhnya. Jika Anda bekerja, mungkin bisa luangkan waktu istirahat makan siang Anda untuk visit sekolah untuk buah hati … labih baik jika anak Anda di ajak berkunjung … karena dia akan jalani masa bertahun-tahun di tempat yang dipilihnya.

Saat berkunjung, bicaralah dengan guru-guru di dekolah itu, murid-murid disana, satpam, pedagang di kantin, dll. Anda akan mendapat gambaran lebih komprehensif tentang kondisi calon sekolah anak Anda.

5. Putuskan bersama anak Anda. Saat memutuskan beberapa sekolah mana yang dipilih sesuai dengan skala prioritas dari yang paling bagus, menurun hingga sekolah yang lebih rendah kualitasnya, Anda harus libatkan anak Anda.

6. Siapkan pilihan alternatif. Jika pilihan pada langkah 5 tidak bisa dipenuhi atau gagal, siapkan sejak awal alternatif sekolah pilihan yang masih bisa dicapai. Daftar di sekolah itu sebagai cadangan … karena biasanya sekolah yang baik menerima pendaftaran lebih awal, memang ada konsekwensi hilangnya sejumlah biaya yang Anda keluarkan … tapi tak apalah, demi buah hati tercinta.

7. Jaga kesehatan dan berdoa. Urusan di atas memakan waktu dan energi yang tak sedikit, oleh sebab itu jaga kesehatan dan berdoalah, kerjasama yang baik antar suami, istri dan anggota keluarga lainnya akan hasilkan yang terbaik … selamat berjuang raih masa depan lebih baik.

Read More......

Sunday, November 16, 2008

Satu gambar, berjuta kata

Jika Anda sering berkunjung ke blog ini tentunya melihat ada perubahan, Saya lebih sering berbicara dengan bahasa gambar, karena satu gambar bermakna banyak .... silahan memberi kesan melalui gambar yang Anda lihat.

Saya selalu berusaha menampilkan gambar suasana training ... jika training Saya berlangsung di Jakarta hingga Bandung, biasanya Saya dibantu Rochman, dulu dia murid Saya di SMK Negeri 39 Jakarta, kini menjadi asisten training Saya saat tak ada jadwal kuliah di jurusan Elektronika UNJ. Jika harus ke luar pulau Jawa, Saya memotret sendiri atau dibantu panitia mendokumentasikan suasana pelatihan. Terima kasih atas perhatian dan kunjungan Anda, semoga Anda sehat dan sejahtera senantiasa.

Read More......

Friday, November 14, 2008

Training Motivasi ICT di SMK Negeri 38 Jakarta


Information Communication Technologi atau Teknologi Informasi dan Komunikasi sangat penting untuk Guru dan tenaga kependidikan di Sekolah. Sehubungan dengan itu Saya diundang oleh Ibu Nurhasnah, M.Pd, Kepala SMK Negeri 38 Jakarta untuk memotivasi guru dan karyawan disana.

Bertempat di lab komputer interaksi berlangsung, Saya mengungkap betapa ICT bisa membantu proses belajar mengajar, memperluas wawasan guru dan murid, berbisnis hingga ke lintas benua dan sebagainya. Rupanya mereka tertarik untuk blogging dan memanfaatkan untuk kegiatan belajar. Saya memberi contoh betapa mudahnya menemukan ide, dari apa yang kita loihat dan kita rasakan.

Saya membagikan potongan kertas kecil, lalu setiap peserta Saya minta untuk menulis tentang apa saja secara spontan ... hebat, semua mampu menemukan minimal satu paragraf tentang berbagai hal, begitulah salah satu cara menemukan ide menulis posting di blog. Terima kasih teman-teman atas kepercayaan dan semangat yang hebat.

Info lainnya tentang kegiatan ini silahkan klik disana

Read More......

Thursday, October 16, 2008

Training Of Trainers BNK Kediri


Melalui kontak intensif dengan Kepala Pelaksana Harian, Kalakhar BNK Kediri Ibu Jesicha Yenny Susanty M,SH,MM sejak beberapa bulan lalu, Saya mendapat kehormatan hadir pada kegiatan Training Of Trainers BNK Kediri di Hotel Penataran Kediri yang diikuti oleh Guru, Anggota BNK Kediri dan Polisi, lebih kurang 70 orang, Kamis 16 Oktober 2008.

Dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri, Ketua BNP Jawa Timur dan Ketua BNK Kediri, Saya menyajikan dua materi, yaitu; Teknik Penyuluhan dan Merancang Kegiatan Penyuluhan. Metode yang Saya gunakan METODE PARTISIPATIF.

Pada awalnya, peserta Saya cairkan dengan saling memperkenalkan diri dalam formasi satu lingkaran besar, lalu dibentuk 7 kelompok, sehingga posisi duduk berubah dari pengelompokkan berdasarkan unit kerja, kini lebur dengan beragam seragam pada satu kelompok

Setiap kelompok Saya beri tugas menginventarisisr ciri-ciri penyuluhan yang efektif dan sebaliknya, lalu dipresentasikan. Setelah itu mereka Saya minta mencari teknik pembuka penyuluhan yang unik dan tak biasa, tak tersa waktu ishoma tiba.

Selesai ishoma, kami melakukan workshop menyusun sgtrategi penyuluhan dengan mempraktekkan teknik, membuka, paparan isi, selimgan dan penitup. Wah seru banget, waktunya jadi molor banyak, karena peserta merespon dengan baik tugas-tugas yang Saya berika, terima kasih Ibu Jasicha dan semua peserta juga tim BNK Kediri yang solid kerja samanya, semoga bermanfaat

Read More......

Saturday, August 09, 2008

HISTERIA calon pemimpin SMA Negeri 4 Jakarta




Suasananya heboh, ramai, bergairah, semangat, ... berkeringat. Walau jumlah mereka 190 orang ... suasananya kondusif, tnertib dan asyik, kami mendiskusikan Kepemimpinan sambil bermain "bola kolong", opini grup, dan tepuk "queen".

Terima kasih Ibu Diah yang kembali mengontak Saya untuk hadir di forum yang hebat ... semoga makin banyak pemimpin negeri yang bagus dan hantarkan kita lebih sejahtera ...

Inti dari pelatihan Saya untuk memberikan pemahaman dan pengalaman dari bermain bahwa
Kepemimpinan adalah Seni dan keterampilan seseorang untuk mempengaruhi dan mengerakkan orang lain agar dapat bekerja untuk mencapai suatu tujuan



Foto-foto: Omen

Read More......

Wednesday, August 06, 2008

Bicarakan OBAMA di SMA Negeri 103 Jakarta


Sabtu malam tanggal 2 Agustus Kami berdiskusi dengan asyik mengenai fenomena pemunculan calon presiden AS Barack Obama. Calon presiden Barrack Obama dikenal karena ajakannya kepada semua orang untuk berubah. Lihat saja semboyannya “Ï’M ASKING YOU TO BELIEVE. Not just in my ability to bring about real change in Washington … I’m asking you to believe in yours.” dan “Change We Can Believe In”. Namun diskusi ini menjadi lebih bermakna dikarenakan lawan diskusi yang beda dari biasanya, mereka adalah calon-calon pemimpin bangsa yang sekarang sedang masuk jajaran pengurus OSIS di SMAN 103 Jakarta Timur dan sedang menjalani Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK).

Bersama Pak Agus Sampoerno, pengasuh blog ‘Guru Kreatif’ di sekolah yang sudah mendapat predikat ‘Anti Bullying’ ini saya mendapatkan kesempatan untuk berbagi , membuka wawasan, memberikan gambaran tantangan masa depan. Pada kesempatan pelatihan tersebut kami juga memberi motivasi kepada siswa-siswi yang hadir dalam pelatihan pengurus OSIS SMUN 103 Jakarta agar semakin mencintai organisasi dan mengambil manfaat dari kegiatan berorganisasi bagi pengembangan diri mereka di masa depan.

Seperti biasa hadir dengan ‘ramuan’pelatihan yang tidak biasa.Memulai pelatihan dengan mengajak peserta untuk bermain sambil melatih kerjasama. Setelah ice breaking usai saya tampil untuk berbagi mengenai hal-hal apa saja yang dibutuhkan untuk menjadikan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMAN 103 sebagai organisasai pembelajar. Organisasi pembelajar adalah sebuah sebutan baru bagi organisasi yang anggotanya didorong dan diberikan kesempatan untuk terus belajar dan memperluas kapasitas dirinya. Organisasi pembelajar dianggap berhasil bila siap menghadapi perubahan dengan mengelola perubahan itu sendiri.

Acara pelatihan yang berlangsung 2 jam menjadi terasa cepat dikarenakan peserta semuanya dituntut keaktifannya dalam mengemukakan pendapat dan tidak hanya mendengarkan ‘ceramah’ dari kami sebagai nara sumber. Dalam sebuah kesempatan peserta bahkan ditantang untuk ‘berbeda’ ketika diminta mengomentari pernyataan terbuka mengenai esensi kepemimpinan. Pernyataan seperti “Hanya orang yang berpengalaman yang bisa memimpin”, ditanggapai beragam oleh peserta yang hadir. Saya dan Pak Agus membagi respon mereka dalam 3 golongan, ‘setuju’, ‘sangat setuju’ dan ‘tidak setuju’. Semua peserta dibebaskan untuk bersikap dan mengemukakan pendapat. Saat mengemukakan pendapat inilah kami merasakan ‘aura’ mereka sebagai calon pemimpin masa depan sudah terbentuk.

Kesempatan untuk ‘tandem’ dengan Pak Agus adalah kesempatan yang langka bagi saya, karena dengan demikian terbuka banyak sekali kesempatan bagi saya untuk belajar dari beliau bagaimana mengoptimalkan sebuah pelatihan agar peserta aktif sambil tetap bisa mengambil manfaat dari topik yang dibawakan.

Akhirnya ucapan terima kasih kepada Pak Agus atas izin mengedit tulisannya dan diposting di blog ini, juga kepada seluruh civitas akademika SMAN 103 yang sudah menerima saya dan Pak Agus Sampurno dengan baik. Juga kepada Omen yang sibuk memastikan semua berjalan dengan baik.

Read More......

Tuesday, February 05, 2008

Puaskan COSTUMER

Mengamati semua slide presentasi Saya tahun 2007, Saya terfikir untuk membuat beberap perubahan dari sisi isi maupun lay out ... dalam upaya tingkatkan pelayanan terhadap costumer

Isi lebih mendapat perhatian, agar topik Saya lebih touch ... beruntung sekali Saya jika pengundang memberikan batasan ruang lingkup topik atau Term Of Refference (TOR) ... sehingga Saya terdorong untuk mencari sesuatu yang baru memenuhi permintaan EO (Even Organizer) ... untuk yang order by phone only ... Saya bargaining untuk dapat titik temu materi yang OK buat peserta ... sehingga EO maupun Audience terpuaskan ... amiiin

Read More......

Monday, January 28, 2008

Kepala SMP se Jakarta Pusat Training TIK


Kepala Sekolah "Gatek" ... mungkin tidak ... untuk Kepala SMP Negeri di Jakarta Pusat, pelatihan dilakukan di SMK Negeri 3 Jakarta sebagai ICT Center Jakarta Pusat, didahului dengan paparan di depan Kepala Sudin Dikdasa Jakarta Pusat, selengkapnya silahkan baca ...

MKS SMP Jakarta Pusat mengundang Saya untuk Presentasi mengawali Pelatihan TIK untuk Kepala SMP se Jakarta Pusat yang dilangsungkan di SMP 8 Jakarta ... hampir semua Kepala SMP di Jakarta Pusat hadir ... Saya paparkan bagaimana keadaan disekitar kita yang tak henti berubah ... kebijakan Dinas Dikdas Prov DKI Jakarta yang berlakukan ISO di semua lembaga pendidikan naungannya ... ketergantungan terhadap IT jadi tak bisa dihindari, oleh sebab itu bagus sekali gagasan MKS SMP untuk koordinir semua Kepala Sekolah Negeri agar makin canggih dan bisa berkata dengan bangga bahwa dirinya menjadi Kepala Sekolah di Ibukota Negeri ... canggih dalam IT ... keep fight

Read More......

Friday, December 07, 2007

Narkoba VS Iman


Dari tahun ke tahun, kasus narkoba terus meningkat. Dari catatan BNN (Badan Narkotika Nasional) bila pada tahun 2004 kasus narkoba sebanyak 8.409 kasus, maka pada tahun 2004 berlipat menjadi 17.355 kasus.

Mengapa narkoba terus meningkat?

Ternyata barang haram ini meminjam istilah komedian Cici Tegal, bukan barangnya yang enak, tapi duitnya juga enak menjadi sebuah industri yang menjanjikan. Bayangkan, untuk wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) saja, peredaran uang yang terkait dengan narkoba setiap harinya tak kurang dari Rp 10 miliar!

Yang mencengangkan, saat ini tak kurang dari 8.000 siswa SD menjadi pengguna narkoba. Bahkan, dari data yang dikeluarkan BNN belum lama ini, dalam lima tahun terakhir, jumlah pengguna narkoba dari kalangan pekerja swasta cukup mencolok. Tahun 2001, penguna narkoba dari pekerja swasta sebanyak 1.228 orang, tahun 2006 melonjak tajam hingga 13.914 orang. Pengguna di kalangan buruh, tahun 2001 sebanyak 833 orang, tahun 2006 melonjak menjadi 4.675 orang. Narkoba juga menembus ke berbagai profesi tanpa batas hingga ke kalangan aparat Polri dan TNI, meskipun jumlahnya tak sebanyak pekerja swasta.

Yang sangat mengerikan, seperti diungkapkan Menpora Adhyaksa Dault, setiap tahunnya 15 ribu warga Indonesia tewas menjadi korban narkoba. Kalau dihitung rata-rata sehari sekitar 40 orang. Jadi, betapa seriusnya, kalau setiap tahun harus jatuh korban 15 ribu orang, yang setiap harinya 40 orang meninggal karena narkoba,'' ungkapnya kepada Republika, Senin (3/12).

Peredaran narkoba juga terjadi tak hanya di Jakarta dan kota-kota besar lainnya. Bahkan hingga ke pelosok daerah dan luar Jawa. Ketua Badan Narkotika Propinsi (BNP) Kalimantan Selatan, HM Rosehan NB. Mengatakan, narkoba sudah merasuk hingga ke desa-desa. Harus ada kemauan dari masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, ujarnya. Sosialisasi dan imbauan, kata dia menjadi percuma tanpa keterlibatan masyarakat.

Ia mencontohkan dana yang dianggarkan Pemda Kalsel untuk penanggulangan narkoba sebasar Rp 600 juta. Dana itu, kata dia, hanya terserap untuk penyuluhan dan inspeksi mendadak. Masyarakat mau tidak mau memang harus terlibat, ujarnya. Namun para publik figur, yang semestinya menjadi contoh, juga banyak yang tumbang karena narkoba. Kasus terakhir menimpa aktor gaek Roy Marten yang digiring ke jeruji besi untuk kedua kalinya dalam kurun hanya delapan bulan.

Pendapat yang menyebut dunia seni dekat dengan narkoba dimentahkan oleh musisi dan pencipta lagu asal Bandung Dwiki Dharmawan. Menurut pentolan di Krakatau Band ini, narkoba sama sekali tidak bisa mendorong kreativitas musisi atau seniman. Malah sebaliknya, ''Seorang musisi akan mengalami disorientasi, hilang tempo, tidak konsisten, atau hilang kontrol emosional dan menyanyi akan fals,'' tegas Dwiki yang belum lama ini sukses menggelar konser Menembus Batas.

Sutradara dan bintang sinetron Para Pencari Tuhan Dedi Mizwar juga membantah jika narkoba bisa mendorong seniman melahirkan karya yang baik. ''Bagaimana mungkin seorang seniman dan musisi bisa membuat karya yang baik, kalau urat syarafnya putus gara-gara narkoba, ujarnya.

Dalam pandangan Ketua umum IKADI (Ikatan Dai Indonesia) Prof Dr Ahmad satori Ismail mengatakan masalah narkoba dan minuman keras, sudah ada sejak dulu. Penyebabnya antara lain karena kekosongan jiwa dan harta yang banyak. ''Memang banyak faktor hingga munculnya kecanduan terhadap narkoba. Salah satunya adalah kekeringan iman, ujarnya. Jadi sebelum gerilyawan narkoba menyambangi rumah-rumah kita, mari kita siapkan bentengnya: keimanan!

Source: Republika
Image: Kompas

Read More......

Thursday, November 22, 2007

Menikmati Training

Ikut training atau seminar mungkin Anda sudah biasa ... apa yang anda nikmati dari proses itu?


Orang ke-1, mengungkap bahwa dia senang karena mendapat banyak teman atau saudara baru.
Orang ke-2, senang karena mendapat pengetahuan baru.
Orang ke-3, suka karena dapat uang transport
Orang ke-4, tak merasa apa-apa, karena hanya laksanakan tugas pimpinan

Anda termasuk tipe yang mana?

Read More......

Thursday, November 01, 2007

Teacher Leadership di SF Teacher Institut

Delapan belas peserta dari Jakarta, Depok, Bogor, Klaten dan Papua mengikuti pelatihan Sampoerna Foundation dengan topik "Teacher Leadership" yang intinya berupaya membangun mentalitas guru agar selalu meningkatkan kualitas diri dan mendorong perubahan disekitarnya dengan melakukan kerja sama dengan rekan sejawat dan otoritas pendidikan di wilayah masing-masing



Sessi berlangsung sejak pk. 09.00 WIB hingga 16.00 WIB ... menggunakan media BOLA ... saya berinteraksi ... warming up dengan perkenalan dan ungkapkan harapan datang ke pelatihan ... materi yang dibagi dalam beberapa segmen, selalu disertai dengan work shop kelompok dan paparan hasilnya ... wow, betapa senangnya, ide dan pengalaman hebat saling bertukar ... diakhiri dengan menyusun Plan Of Action.

Terima kasih SF Teacher Institut atas kepercayaannya melalui Ibu Nurhsanah dan Pak Jalu ... senang sekali Saya dapat berbincang dengan Pak Kent dan diskusi agak panjang dengan Ibu Wendi ... terasa sekali roh "Mengangkat Harkat Pendidikan MELEKAT pada Mereka" ... keep fight friend.

Read More......

Saturday, October 06, 2007

TEACHER TRAINING AL IZZAH Taman Adiyasa

Sabtu, 28 Agustus Saya berkesempatan memenuhi undangan Pak Dudi Maryadji salah satu pendiri Yayasan Al Izzam yang menaungi Sekolah Islam Al Izzah Taman Adiyasa Tigaraksa Tangerang , untuk menjadi trainer pada Pelatihan Peningkatan Profesionalisme, yang diikuti oleh Guru-guru di wilayah Tigaraksa Tangerang.

Materi yang Saya sajikan tentang Guru yang Profesional, ditemani oleh adik tercinta Agus Sampurno yang mengelola blog "Guru Kreatif"… melakukan workshop, berharap dapat memberi inspirasi kepada semua peserta agar terdorong untuk melakukan berbagai upaya menuju kiprah guru yang professional.

Di dalam ruang kelas yang masih dibenahi … suasananya hangat dan penuh gairah … pertanyaan silih berganti … tugas-tugas direspon bergairah … hingga waktu menunjukkan pk. 16 lebih tak terasa … pelatihan pun diakhiri dengan pembagian sertifikat dan pinta untuk kembali kesana … Bangga, bahagia, haru dan berbagai rasa berkecamuk … merasakan denyut perjuangan SDI Al Izzah yang tahun ini mulai ikut Ujian peserta didiknya … semoga sukses!

Read More......

LDK SLTA se Jakarta Utara

Tanggal 23 Agustus pukul 20.00, kali ini Bapak Dedi Dwitagama memberikan materi tentang Menejemen Organisasi di acara WORKSHOP KESISWAAN/LDK OSIS SMA/SAMK NEGERI DAN SWASTA Kotamadya Jakarta Utara di Pondok Wisata Nisita Cibodas Jawa Barat.

Ternyata diantara peserta banyak yang pernah mengikuti acara Bapak Dedi lohhhh … ada yang jumpa di Islamic Center Jakarta Utara, Ciloto, Ragunan Jakarta Selatan dan Malang. Itu pertanda bahwa Bapak Dedi, selain menjadi kepala sekolah SMKN 3 beliau juga aktif dibeberapa kegiatan diluar sekolah.

Karena peserta acara ini dari banyak sekolah se Jakarta Utara, seperti biasa pantang bagi Bapak bila para peserta belum saling mengenal. Aba-aba pun telah dikeluarkan, mereka diperintahkan untuk mengatur ketinggian dari yang pendek hingga yang tinggi. Setelah itu mereka boleh berkenalan dengan syarat : berkenalan tiga teman dikanan, tiga dikiri, tiga dibelakang,dan tiga depan.


Masuk materi, seiring waktu berjalan ada beberapa peserta yang ngantuk dan bahkan sudah tertidur, yahhhh makulm karena mereka habis berkegiatan sejak pagi diakhiri dengan makan malam pada kondisi udara yang dingin. Tapi itu bukan suatu masalah ( kata Bapak Dedi Dwitagama ), untuk menanggulanginya quis pun dimainkan. Quis yang dimainkan kali ini adalah yang berhubungan dengan berorganisasi, yaitu dengan membuat suatu pertunjukan dengan diiringi musik atau lagu. Yang juara dapat hadiah loooh.

Tak diragukan lagi, Bapak Dedi berhasil membuat mereka bangkit lagi ( tidak ngantuk ), kesimpulan dari quis pun telah di jelaskan. Akhirnya dan akhirnya......., Bapak Dedi menutup dengan tidak lupa memberikan kesempatan untuk bertanya dan tidak lupa juga Bapak mengiatkan kepada para peserta untuk mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah memberikan kesempatan unutk mengikuti acara ini.

Tulisan dan Foto oleh : Omen

Read More......

AKRAB dg Mahasiswi ATMAJAYA

Akrab dan asyik itulah materi yang kali ini dibawakan oleh Bapak Dedi Dwitagama pada acara “Penyuluhan Pencegahan Tawuran Pelajar Jakarta Pusat”, Rabu tanggal 28 Agustus 2007, bertempat di aula SMKN 27.


Tanpa Sepengetahuan saya Bapak Dedi memberikan kesempatan kepada Mahasiswi Jurusan Bimbingan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unika Atma jaya untuk ikut serta mengisi sesi beliau.

Pantang rasanya bila dalam suatu penyuluhan bila peserta belum saling mengenal. Untuk itu, strategi pun dimainkan agar mereka saling mengenal terlebih dahulu.

Materi pun mulai di jabarkan setelah meraka saling mengenal satu sama lain. Inti dari materi yang telah diberikan adalah kurangnya hubungan antara sekolah dalam kegiatan siswa ataupun guru secara intern maupun extern. Untuk itu Bapak Dedi memberikan materi yang berjudul “Akrab dan Asyik” yang diharapkan agar peserta dapat menerapkan disekolahnya masing-masing, bahwa akrab itu mengasyikan dalam banyak bidang.

Akhirnya giliran Mahasiswa Atma jaya tampil. Yang mereka tampilkan adalah games, games yang pertama adalah ruang tembus pandang dan yang kedua 1000 Km. Ternyata games yang mereka tampilkan maknanya amatlah penting bagi peserta dari segi kerjasama, kesabaran, kepemimpinan, dan berorganisasi.
Tanya jawab pun diberikan peserta. Sebelum menutup, tak lupa Bapak mengevaluasi dan mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan acara ini.

Nara sumber lain pada kegiatan ini adalah Bapak H. Widodo Kepala SMA Negeri 10 Jakarta, dan Bapak Hendi Setiawan Kepala Seksi Dinas Dikmenti Kec. Kemayoran

Naskah dan foto: OMEN

Read More......

Penataan Blog

Setelah sekian lama mencoba untuk menampilkan blog saya agar bisa lebih simpel, alhamdulillah pagi ini berhasil atas tutorial dari blognya Kang Agus, nuhun kang ... cespleng banget ...

Banyak tip-tip yang bisa Anda manfaatkan, silahkan ke "Mengedit itu Mengenyangkan", mohon maaf jika ada beberapa tulisan yang doubel ... karena sayang untuk dihapus

Read More......

Adult Participant

Anda mungkin pernah menyaksikan suasana pelatihan yang "Garing" dimana mayoritas peserta yang terdiri dari orang dewasa tak bergairah ... sibuk sendiri, mengobrol, ngantuk atau lainnya, silahkan simak tulisan yang berjudul "Karakteristik Belajar Orang Dewasa" dari Trainer Anto yang dimuat di http://www.antosph.blogspot.com/


Dalam sebuah pelatihan sering kita lihat dan kita alami bahwa ada satu atau dua peserta yang ogah-ogahan mengikuti jalannya sesi demi sesi. Biasanya terjadi pada sebuah kelas pelatihan in house yang memang pesertanya dari satu company, dan kehadiran mereka adalah akibat program yang dibuat HRD ataupun mereka mendapatkan perintah dari atasanya untuk mengikuti training. Fenomena yang seperti ini tidak bisa kita lepaskan dari proses pendidikan formal kita yang kita terima sejak awal kita di “sekolah-kan” oleh orang tua kita.

Kalau peserta training adalah karyawan dengan tingkat pendidikan SLTA, maka dia sudah pernah mengalami sekolah minimal 15 tahun (6 tahun SD, 3 tahun SMP dan 3 tahun SMA). Berarti dia selama ini sudah duduk dan mendengarkan ajaran dari gurunya minimal 25.200 jam (dengan asumsi 1 hari 7 jam dan 1 minggu 5 hari sekolah) dengan kondisi bahwa dia duduk di bangku dan guru ngomong di depan kelas dengan sesekali ada kegiatan gantian murid yang ngomong.

Bisa kita rasakan betapa monotonnya dan membosankannya yang harus dia alami dengan keterpaksaanya menjabat diposisi sebagai “murid di sekolahan”. Ada suatu permakluman ketika tidak jarang saya mendapatkan peserta di kelas training saya yang terlihat sangat malas atas keterpaksaannya mengikuti training. Meskipun segala metode sudah kita sesuaikan dan berbagai “jurus dan ajian” trainer kita terapkan. Saya kemudian berefleksi dengan sedikit berasumsi “Apakah persoalannya ada di saya sebagai trainer?”. Upaya pencarian pun saya lakukan. Minta feed back dari observer hasilnya positif sekali, membaca evaluasi training level 1 hasilnya selalu diatas 4,1 dari skala 5, dan membaca satu-satu evaluasi peserta positif semua.

Sampailah pencerahan untuk saya pada pemahaman karakteristik orang dewasa dalam belajar. Ada minimal 10 karakteristik yang dirumuskan Mary Johnston yang bisa kita fahami disini:
1. Orang dewasa mempunyai pengalaman-pengalaman yang berbeda.
2. Orang dewasa yang hidupnya “miskin” tujuan, merasa bahwa dia tidak dapat menentukan kehidupannya sendiri.
3. Orang dewasa lebih suka menerima saran-saran dari pada digurui.
4. Orang dewasa lebih memberi perhatian pada hal-hal yang menarik bagi dia dan menjadi kebutuhannya.
5. Orang dewasa lebih suka dihargai daripada diberi hukuman atau disalahkan.
6. Orang dewasa yang pendidikan formalnya lebih rendah atau bahkan pernah putus sekolah, mempunyai kecenderungan untuk menilai lebih rendah terhadap kemampuan belajarnya.
7. Apa yang biasa dilakukan orang dewasa, menunjukkan tahap pemahamannya.
8. Orang dewasa secara sengaja mengulang hal yang sama.
9. Orang dewasa suka diperlakukan degan kesungguhan itikad yang baik, adil dan masuk akal.
10. Orang dewasa menyenai hal-hal yang praktis.

Memahami karakteristik tersebut mungkin bisa sebagai dasar kita memahami tipe-tipe peserta training. Untuk itu trainer untuk orang dewasa perlu memperhatikan beberapa hal yaitu:
1. Menjadi “bagian” dari kelompok yang diajar
2. Mampu menciptakan iklim untuk belajar dan mengajar
3. Mempunyai rasa tanggng jawab yang tinggi.
4. Menyadari kelemahannya, tingkat keterbukaannya, kekuatannya dan tahu bahwa diantara kekuatan yang dimiliki dapat menjadi kelemahan pada situasi tertentu.
5. Dapat melihat permasalahan dan menentukan pemecahannya.
6. Peka dan mengerti perasaan orang lain.
7. Mengetahui bagaimana meyakinkan dan emmperkalukan orang.
8. Selalu optimis dan mempunyai itikad baik terhadap orang.
9. Menyadari bahwa perannya bukan mengajar, tapi menciptakan iklim untuk belajar.
10. Menyadari bahwa segala sesuatu mempunyai segi negatif dan positif.

sumber: http://www.antosph.blogspot.com/

Read More......